Sejarah Filem DI Indonesia

Jika anda membutuhkan penilaian tentang usaha kamu secara provesional, Yuk Kunjungi kJPP jakarta (KANTOR JASA PENILAI PUBLIK) siap membantu anda dalam penilaiaan usaha&Property, Bahkan hingga Konsultasi tentang Feasybility Study, Penasehat Keuangan, Pemantauan Proyek, Saksi Ahli / Pendapat Ahli, Arbritrase dan Resrtukturisasi Keuangan. Semua akan ada solusinya di KJPP Jakarta!

Sejarah Filem DI Indonesia

Film adalah istilah yang mencakup gambar gerak individu, bidang film sebagai bentuk seni, dan industri gambar bergerak. Film diproduksi dengan merekam gambar dari dunia dengan kamera, atau dengan membuat gambar menggunakan teknik animasi atau efek khusus.

Film adalah artefak budaya yang diciptakan oleh budaya tertentu, yang mencerminkan budaya itu, dan, pada gilirannya, memengaruhi mereka. Film dianggap sebagai bentuk seni yang penting, sumber hiburan populer, dan metode yang kuat untuk mendidik – atau mengindoktrinasi – warga negara. Elemen visual sinema memberi gambar gerak kekuatan komunikasi universal; beberapa film telah menjadi atraksi populer di seluruh dunia dengan menggunakan dubbing atau subtitle yang menerjemahkan dialog.

Film Tradisional terdiri dari serangkaian gambar individual yang disebut bingkai. Ketika gambar-gambar ini ditampilkan dengan cepat berturut-turut, pemirsa memiliki ilusi bahwa gerakan sedang terjadi. Penampil tidak dapat melihat kerlipan di antara bingkai karena efek yang dikenal sebagai kegigihan penglihatan, di mana mata mempertahankan gambar visual selama sepersekian detik setelah sumber telah dihapus. Pemirsa melihat gerakan karena efek psikologis yang disebut gerakan beta.

Asal usul nama “film” berasal dari fakta bahwa film fotografi (juga disebut stok film) secara historis menjadi media utama untuk merekam dan menampilkan gambar bergerak. Banyak istilah lain yang ada untuk gambar bergerak individu, termasuk gambar, pertunjukan gambar, pemutaran foto, gulir cepat, dan paling umum, film. Istilah tambahan untuk bidang secara umum meliputi layar lebar, layar perak, bioskop, dan film.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *